The Palace Jeweler Rayakan Gerai Baru dengan Berbagi untuk Aceh
puanpertiwi.com – Di tengah gemerlap industri perhiasan, The Palace Jeweler menunjukkan bahwa kilau sejati tak hanya hadir lewat berlian dan emas, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Bersamaan dengan pembukaan gerai ke-86 mereka di Plaza Aceh, brand perhiasan nasional ini memilih merayakan langkah ekspansinya dengan berbagi harapan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Melalui kampanye #EveryShineMatters, The Palace menggandeng Yayasan Luna Maya Nawasena dan Andien Aisyah untuk menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari, mulai dari sembako hingga perlengkapan sekolah bagi warga terdampak.

Aksi sosial ini menyasar dua titik yang terdampak cukup parah. Salah satunya adalah Madrasah Ibtidaiyah 5 Pidie Jaya, tempat para siswa masih harus menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda darurat pascabanjir. Lokasi lainnya adalah Desa Blang Cut yang menjadi salah satu wilayah dengan dampak banjir cukup signifikan.
Bagi The Palace, langkah ini bukan sekadar program CSR biasa. Brand Manager The Palace Jeweler, Winny Melita, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Aceh bukan hanya untuk membuka gerai baru, tetapi juga membawa makna yang lebih dalam di balik setiap kilau perhiasan yang mereka hadirkan.
“Kami percaya selain menghadirkan kebahagiaan lewat koleksi perhiasan, tanggung jawab sosial kepada masyarakat yang membutuhkan juga tidak kalah penting,” ujar Winny.
Kolaborasi bersama Yayasan Luna Maya Nawasena dipilih karena yayasan tersebut dikenal aktif menghadirkan berbagai inisiatif sosial di bidang pendidikan dan lingkungan. Luna Maya selaku pembina yayasan berharap bantuan yang diberikan dapat membantu anak-anak kembali bersemangat menjalani pendidikan setelah terdampak bencana.
Sementara itu, keterlibatan Andien Aisyah memberikan sentuhan personal dalam aksi sosial tersebut. Selama ini, Andien dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan merasa memiliki nilai yang sejalan dengan The Palace, terutama dalam hal kepedulian terhadap masyarakat.
Tak hanya bergerak di bidang sosial, induk perusahaan The Palace, Central Mega Kencana (CMK), juga menegaskan komitmennya terhadap praktik bisnis yang berintegritas melalui penerapan Good Governance secara konsisten di seluruh lini bisnisnya.
Perusahaan yang juga menaungi MONDIAL dan Frank & co. ini menjalankan tiga pilar utama tata kelola perusahaan, yakni kepatuhan pajak dan bea cukai, penggunaan natural diamonds bebas konflik melalui responsible sourcing, serta pencegahan tindak pidana pencucian uang.
Komitmen tersebut bahkan mendapat apresiasi melalui sejumlah penghargaan, termasuk Piagam Bea Cukai sebagai Importir High Valuable Goods serta Tax Payers Award dari Kantor Pelayanan Pajak. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa industri perhiasan tak hanya berbicara soal kemewahan, tetapi juga transparansi dan tanggung jawab.

Lewat kombinasi antara ekspansi bisnis, kepedulian sosial, dan tata kelola perusahaan yang kuat, The Palace dan CMK tampaknya ingin menunjukkan bahwa setiap kilau memang bisa membawa arti yang lebih besar—bukan hanya untuk industri, tetapi juga bagi masyarakat luas. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.