MONDIAL dan Mangmoel Satukan Kilau Berlian dengan Seni Rajut, Angkat Pesan Pemberdayaan Perempuan
puanpertiwi.com – Kolaborasi antara dunia fesyen, seni, dan perhiasan kian berkembang menjadi ruang untuk menyampaikan cerita yang lebih bermakna. Tak lagi sekadar menghadirkan koleksi baru, sejumlah brand kini mengajak publik menikmati karya yang lahir dari perpaduan kreativitas, filosofi, hingga nilai sosial.
Hal itu terlihat dalam kolaborasi terbaru MONDIAL dengan seniman kontemporer Indonesia Mangmoel melalui peluncuran koleksi MONDIAL Dreams. Mengusung tema “Weave Your Dreams”, kolaborasi ini memadukan keindahan high jewelry dengan seni rajut kontemporer, sekaligus membawa pesan tentang keberanian mengejar mimpi dan pentingnya proses di balik sebuah pencapaian.
Berbeda dari koleksi sebelumnya yang mengeksplorasi bentuk berlian, edisi terbaru MONDIAL Dreams mengangkat siluet ribbon atau pita sebagai inspirasi utama. Dalam berbagai budaya, pita identik dengan momen-momen spesial, mulai dari hadiah, perayaan, hingga garis akhir sebuah pencapaian. Bagi MONDIAL, pita menjadi simbol harapan, komitmen, dan keberanian untuk terus melangkah hingga mimpi menjadi nyata.

“Setiap seri dari koleksi MONDIAL Dreams membawa benang merah yang sama, yaitu bagaimana sebuah mimpi diikat dengan keyakinan, dijaga dengan komitmen, dan akhirnya diwujudkan menjadi sesuatu yang nyata. Kami melihat perhiasan berlian berdesain pita ini merupakan sebuah lambang universal yang kuat bagi para pemimpi,” ujar Leslie Christian Saputra, General Manager MONDIAL sekaligus GIA-Graduate Gemologist.
Makna tersebut kemudian diterjemahkan Mangmoel melalui karya instalasi rajut berskala besar yang menjadi ciri khasnya. Seniman yang dikenal lewat karakter ikonik Mogus itu menghadirkan interpretasi baru tentang ribbon melalui instalasi eksklusif di MONDIAL Plaza Indonesia, lengkap dengan sentuhan coral installation yang menjadi identitas karyanya.
Bagi Mangmoel, proses merajut memiliki filosofi yang sangat dekat dengan perjalanan hidup.
“Merajut adalah metafora kehidupan. Setiap simpul mewakili usaha, kegagalan, pembelajaran, dan harapan. Karena itu, ‘Weave Your Dreams’ bukan hanya tema kolaborasi, tetapi juga filosofi hidup yang sangat personal,” katanya.
Menariknya, kolaborasi ini tidak berhenti pada eksplorasi estetika. Di balik instalasi seni tersebut terdapat keterlibatan kelompok perempuan perajin Indonesia yang tergabung dalam tim Konco Mogus. Bersama Mangmoel, mereka mengolah berbagai material menjadi karya seni yang bernilai tinggi.
Kolaborasi ini pun menghadirkan dimensi lain, yakni pemberdayaan perempuan melalui keterampilan dan craftsmanship. Para perajin tidak hanya menjadi bagian dari proses produksi, tetapi juga turut menghadirkan narasi bahwa karya seni bernilai tinggi lahir dari tangan-tangan yang penuh ketekunan, kesabaran, dan dedikasi.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kemewahan masa kini tidak lagi hanya diukur dari material yang digunakan, tetapi juga dari cerita, proses, dan dampak sosial yang menyertainya.
Melengkapi kolaborasi tersebut, MONDIAL menghadirkan 12 desain terbaru dalam koleksi MONDIAL Dreams yang terbagi ke dalam lima seri, yakni Lumièretie, Flowtie, Liaisontie, Aératie, dan Éloratie. Seluruhnya menginterpretasikan bentuk ribbon ke dalam berbagai jenis perhiasan, mulai dari kalung, cincin, anting, bangle, hingga pendant.
Kolaborasi MONDIAL dan Mangmoel memperlihatkan bagaimana batas antara dunia seni dan industri perhiasan semakin tipis. Ketika kilau berlian dipadukan dengan seni rajut serta semangat pemberdayaan perempuan, lahirlah karya yang tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa setiap mimpi, layaknya sebuah rajutan, dibangun melalui proses, ketekunan, dan keberanian untuk terus melangkah. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.