Hadirkan Workshop hingga Trunk Show, ESMOD Jakarta Ajak Generasi Muda Hidupkan Kreativitas di BeautyFest Asia 2026
puanpertiwi.com – Industri fashion kini tak lagi hanya dipandang sebagai soal busana dan tren yang berganti setiap musim. Bagi banyak anak muda, fashion telah berkembang menjadi medium untuk mengekspresikan diri, membangun kepercayaan diri, hingga membuka peluang karier di industri kreatif yang terus bertumbuh.
Fenomena ini terlihat dari tingginya antusiasme generasi muda terhadap berbagai kegiatan yang menggabungkan unsur fashion, kreativitas, dan pengembangan diri. Mulai dari workshop kreatif, diskusi gaya personal, hingga peragaan karya desainer muda, semuanya menjadi ruang baru bagi anak muda untuk mengeksplorasi minat sekaligus memperluas wawasan tentang dunia fashion.
Hal tersebut tercermin dalam gelaran BeautyFest Asia by Popbela 2026 yang berlangsung di Jakarta. Di tengah dominasi topik kecantikan dan gaya hidup, berbagai aktivitas bertema fashion justru berhasil menarik perhatian pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh proses kreatif di balik sebuah karya busana.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah workshop “Beads on Scarf” yang mengajak peserta mencoba langsung teknik menghias scarf menggunakan manik-manik. Aktivitas ini menunjukkan bahwa fashion bukan hanya soal mengenakan pakaian, tetapi juga tentang proses menciptakan sesuatu yang unik dan personal.
Melalui kegiatan seperti ini, peserta diajak memahami bagaimana detail kecil dapat memberikan karakter pada sebuah produk fashion. Lebih dari itu, mereka juga diberi ruang untuk mengekspresikan kreativitas dan menciptakan desain yang merepresentasikan identitas masing-masing.
Minat generasi muda terhadap fashion sebagai sarana ekspresi diri juga terlihat dalam sesi talkshow bertajuk Main Character Energy: Dressing for Confidence. Diskusi tersebut mengangkat tema yang semakin relevan di kalangan anak muda, yakni hubungan antara cara berpakaian dan rasa percaya diri.
Kini, banyak orang mulai melihat fashion sebagai bahasa visual yang mampu menyampaikan karakter, nilai, hingga kepribadian seseorang. Pilihan busana tidak lagi sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi bagian dari cara seseorang membangun citra diri dan tampil lebih percaya diri dalam berbagai situasi.
Di sisi lain, ketertarikan terhadap dunia fashion juga semakin didorong oleh keinginan untuk memahami proses kreatif di balik sebuah koleksi. Hal ini terlihat dari antusiasme pengunjung saat menyaksikan trunk show yang menampilkan karya mahasiswa fashion.
Berbeda dengan peragaan busana konvensional, format trunk show memungkinkan audiens melihat lebih dekat bagaimana sebuah ide berkembang menjadi karya yang siap dikenakan. Mulai dari konsep desain, pemilihan material, hingga detail pengerjaan menjadi bagian dari cerita yang membuat sebuah koleksi terasa lebih bermakna.
Partisipasi ESMOD Jakarta dalam BeautyFest Asia 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan fashion kini semakin dekat dengan masyarakat. Melalui workshop, talkshow, hingga presentasi karya mahasiswa, dunia fashion diperkenalkan bukan hanya sebagai industri yang glamor, tetapi juga sebagai ruang belajar yang mendorong kreativitas, inovasi, dan keberanian berekspresi.

Di tengah berkembangnya ekonomi kreatif Indonesia, semakin banyak anak muda yang melihat fashion sebagai bidang yang menawarkan peluang luas untuk berkarya. Tidak hanya sebagai desainer, tetapi juga dalam berbagai profesi lain seperti fashion stylist, content creator, visual merchandiser, pattern maker, hingga entrepreneur.
Kini fashion bukan lagi sekadar tentang apa yang dikenakan seseorang. Lebih dari itu, fashion menjadi sarana untuk menemukan identitas, membangun kepercayaan diri, dan menyalurkan kreativitas. Dan bagi generasi muda saat ini, itulah yang membuat dunia fashion semakin menarik untuk dijelajahi. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.