Dari Struktur Wajah hingga Kualitas Kulit, Dr. Sabrina Bahas Pendekatan Holistik dalam Estetika Modern di Lorient Summit 2026
puanpertiwi.com – Industri estetika global terus mengalami transformasi yang signifikan seiring berkembangnya kebutuhan dan ekspektasi pasien. Jika sebelumnya keberhasilan sebuah treatment sering kali diukur dari kemampuannya mengoreksi kerutan atau menambah volume pada area wajah tertentu, kini paradigma tersebut telah berkembang jauh lebih luas.
Pasien modern tidak hanya menginginkan wajah yang tampak lebih muda, tetapi juga mengharapkan hasil yang natural, harmonis, dan didukung oleh kualitas kulit yang sehat.
Perubahan ini mendorong lahirnya pendekatan estetika yang lebih holistik, yaitu pendekatan yang memadukan pemahaman mengenai struktur wajah, dinamika jaringan, dan kesehatan kulit sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi. Konsep tersebut akan menjadi fokus pembahasan Dr. Sabrina Shah-Desai, seorang pakar internasional dari Inggris dalam dua sesi ilmiah pada rangkaian Lorient Summit 2026, yakni “The Biomechanics of Beauty – Beyond G’” dan “The Secret Behind Lorient Element: Skin Revitalization Through Scientific Innovation.”
Pada sesi “The Biomechanics of Beauty – Beyond G’”, Dr. Sabrina mengulas bagaimana perkembangan teknologi filler saat ini tidak lagi hanya berfokus pada kemampuan memberikan volume atau efek lifting.
Menurutnya, filler modern juga harus mampu beradaptasi dengan pergerakan alami wajah sehingga hasil treatment tetap terlihat harmonis dalam berbagai ekspresi dan aktivitas sehari-hari.
“Pasien saat ini menginginkan hasil yang terlihat natural dalam setiap situasi. Karena itu, memahami bagaimana produk berinteraksi dengan jaringan dan mengikuti dinamika wajah menjadi bagian penting dalam menciptakan outcome yang optimal,” ujar Dr. Sabrina.
Melalui pembahasan mengenai biomekanika wajah, para peserta akan memperoleh wawasan mengenai hubungan antara anatomi wajah, karakteristik produk, dan kebutuhan individual pasien dalam menciptakan hasil yang lebih personal, seimbang, dan natural.
Tidak hanya membahas aspek struktur wajah, Dr. Sabrina juga akan mengangkat pentingnya kualitas kulit sebagai fondasi utama keberhasilan treatment estetika. Dalam sesi “The Secret Behind Lorient Element: Skin Revitalization Through Scientific Innovation”, ia akan membahas bagaimana tren estetika global kini bergerak menuju konsep healthy skin movement, yaitu pendekatan yang menempatkan kulit sehat, kuat, dan bercahaya sebagai tujuan utama berbagai prosedur estetika modern.
Menurutnya, kualitas kulit yang baik memiliki peran penting dalam mendukung dan mempertahankan hasil treatment estetika secara keseluruhan.
“Perbaikan struktur wajah dan peningkatan kualitas kulit tidak dapat dipisahkan. Ketika keduanya dikombinasikan dengan tepat, hasil treatment akan terlihat lebih natural, bertahan lebih baik, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi bagi pasien,” tambahnya.
Melalui kedua sesi tersebut, para praktisi akan diajak melihat estetika modern dari perspektif yang lebih komprehensif. Tidak hanya berfokus pada bentuk dan proporsi wajah, tetapi juga pada kesehatan kulit sebagai fondasi utama untuk menciptakan hasil estetika yang optimal, natural, dan berkelanjutan. Pendekatan holistik ini menjadi semakin relevan di tengah tren estetika modern yang mengedepankan keseimbangan antara kecantikan, kesehatan kulit, dan kepuasan jangka panjang pasien. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.