AceKid Dorong Transparansi Rantai Produksi dan Sumber Susu Formula Anak di Indonesia
puanpertiwi.com – Di tengah meningkatnya perhatian orang tua terhadap kualitas nutrisi anak, isu mengenai sumber bahan baku, proses produksi, hingga transparansi dalam industri susu formula semakin menjadi sorotan. Tidak hanya soal kandungan gizi, tetapi juga bagaimana suatu produk diproduksi, dari mana bahan bakunya berasal, serta sejauh mana informasi tersebut dapat diakses oleh konsumen.
Dalam konteks tersebut, FEIHE AceKid menekankan pentingnya pemahaman yang lebih menyeluruh terkait rantai produksi susu formula dan standar kualitas yang digunakan dalam setiap tahap pengolahan.
Menurut Lucine Chen selaku FEIHE Southeast Asia Marketing Director, susu yang digunakan FEIHE AceKid berasal dari kawasan peternakan di lintang utara 47 derajat, Jixihara, Tiongkok, yang disebut memiliki karakteristik lingkungan unggulan untuk produksi susu berkualitas tinggi.
“Kawasan ini secara resmi disertifikasi pada 2023 sebagai golden dairy source untuk susu formula bayi di Tiongkok,” ujar Lucine Chen saat pemaparan di Plataran Senayan, Jakarta, pada Senin, 25 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa keunggulan wilayah tersebut berasal dari kombinasi faktor alam, seperti ekosistem lahan basah yang masih terjaga, perbedaan suhu ekstrem hingga 70 derajat antara musim panas dan dingin, tanah subur dalam salah satu sabuk pertanian utama dunia, serta sumber air alkaline lembut yang mendukung peternakan sapi perah. Kondisi ini, menurutnya, menciptakan lingkungan ideal untuk menghasilkan susu dari hulu.
Sorotan Proses Produksi Susu Formula
Di sisi lain, Novita Utomo selaku Brand Manager FEIHE AceKid Indonesia menjelaskan bahwa dalam industri susu formula, susu segar umumnya dikumpulkan dari berbagai peternakan sebelum diproses menjadi susu bubuk dasar.
“Biasanya susu dikumpulkan dari beberapa peternakan berbeda, lalu dicampur dan diproses menjadi susu bubuk,” ujar Novita Utomo.
Ia menambahkan bahwa susu bubuk tersebut masih merupakan bahan dasar, yang kemudian akan diperkaya dengan berbagai nutrisi tambahan hingga menjadi susu formula siap konsumsi. Proses bertahap ini juga membuat masa simpan produk sudah dimulai sejak tahap awal pengolahan, bukan hanya dari tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada kemasan akhir.
Sebagai pembanding, ia menyebut adanya pendekatan produksi lain yang lebih terintegrasi, yaitu pengolahan susu segar secara langsung menjadi bahan dasar dalam sistem yang lebih singkat dan minim perpindahan tahap produksi.
ASI Tetap Prioritas, Formula Menjadi Pendukung
Meski demikian, para pakar kesehatan tetap menegaskan bahwa ASI merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. Namun dalam praktiknya, terdapat berbagai kondisi yang membuat sebagian ibu tidak dapat memberikan ASI secara optimal.
Faktor tersebut mencakup kondisi medis ibu seperti produksi ASI yang tidak mencukupi, masalah kesehatan pasca persalinan, hingga penggunaan obat tertentu. Dari sisi bayi, kebutuhan khusus seperti prematuritas, berat lahir rendah, atau kondisi medis tertentu juga menjadi pertimbangan. Sementara faktor sosial seperti ibu bekerja dan keterbatasan dukungan keluarga turut memengaruhi keberhasilan ASI eksklusif.
Dalam kondisi tersebut, susu formula diposisikan sebagai alternatif nutrisi berbasis ilmiah untuk mendukung kebutuhan bayi.
Inovasi Produk dan Transparansi AceKid
Sebagai bagian dari pendekatan produknya, FEIHE AceKid mengusung konsep natural whole milk formula, yakni penggunaan susu segar sebagai bahan utama dalam formulasi. Produk ini juga dikembangkan melalui konsep one-step fresh, yaitu proses produksi yang lebih terintegrasi dari susu segar menjadi formula akhir.
Pendekatan ini diklaim bertujuan menjaga kualitas bahan baku dan nutrisi melalui proses yang lebih singkat dibanding rantai produksi bertahap yang panjang.
Selain itu, FEIHE AceKid menghadirkan fitur traceable milk source, di mana konsumen dapat menelusuri asal susu dan proses produksi melalui QR code pada kemasan. Sistem ini disebut sebagai upaya meningkatkan transparansi dan kepercayaan konsumen terhadap produk.

Produk ini juga dilengkapi flash dissolution technology yang membantu bubuk formula lebih cepat larut dan merata saat diseduh, serta diformulasikan tanpa tambahan sukrosa, maltodextrin, sirup jagung, dan perisa sintetik.



Post Comment
You must be logged in to post a comment.