Tembus 100 Ribu Pentonton, “Titip Bunda di Surga-Mu” Sentuh Hati Penonton
puanpertiwi.com – Gelombang kehangatan dari film drama keluarga Titip Bunda di Surga-Mu masih terasa di berbagai kota di Indonesia. Film yang diadaptasi dari novel karya Dono Indarto dan Zora Vidyanata ini baru saja menorehkan pencapaian dengan menembus angka 100 ribu penonton sejak penayangannya di bioskop.
Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa kisah sederhana tentang hubungan ibu dan anak masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Film ini tidak hanya menawarkan drama keluarga, tetapi juga menghadirkan ruang refleksi tentang komunikasi yang kerap menjadi titik rapuh dalam banyak keluarga Indonesia.
Dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Meriam Bellina, Acha Septriasa, dan Kevin Julio, film ini menghadirkan cerita yang dekat dengan realitas sehari-hari. Konflik antara orang tua dan anak, kesalahpahaman yang dipendam, hingga rasa penyesalan yang datang terlambat menjadi benang merah yang mengikat alur cerita.
Kedekatan tema tersebut bahkan turut menyentuh hati Anies Baswedan yang menyaksikan film ini pada hari pertama penayangannya. Menurutnya, film ini membawa pesan yang relevan bagi setiap keluarga.
“Film ini membawa kita untuk refleksi atas perjalanan keluarga dan pribadi kita masing-masing. Cinta ibu yang tak terbatas terasa sekali di film ini,” ujarnya.
Senada dengan itu, Acha Septriasa yang menjadi salah satu pemeran utama menilai cerita dalam film ini sangat autentik dan mudah dirasakan oleh banyak orang.
“Permasalahan yang dibawa film ini sangat relatable, baik bagi kita sebagai anak maupun sebagai orang tua. Saya merasa ini adalah refleksi penting agar kita tidak menyesal di kemudian hari karena kegagalan dalam berkomunikasi,” ungkapnya.
Kisah dalam Titip Bunda di Surga-Mu berpusat pada tiga saudara yang diam-diam mengkhianati kepercayaan orang tua mereka demi ambisi pribadi. Tanpa disadari, harta yang mereka ambil merupakan hasil kerja keras sang ibu yang selama ini disimpan untuk masa depan anak-anaknya.
Ketika sang ibu jatuh sakit dan hidupnya berada di ujung waktu, sebuah rahasia besar terungkap: ia sebenarnya mengetahui semua yang terjadi, namun memilih diam. Bukan karena tak peduli, melainkan karena kasih sayang seorang ibu yang tak pernah berkurang, bahkan di saat hatinya terluka.
Selain para pemeran utama, film ini juga diperkuat oleh deretan aktor lain seperti Ikang Fawzi, Abun Sungkar, Natalie Zenn, Chiki Fawzi, Asri Welas, Arfan Afif, serta Zora Vidyanata.
Dengan cerita yang emosional sekaligus dekat dengan kehidupan sehari-hari, film ini seolah mengingatkan bahwa hubungan keluarga tak selalu sempurna. Namun, selama masih ada waktu, selalu ada kesempatan untuk memperbaiki, memaafkan, dan kembali pulang.
Selama masih tayang di bioskop, kisah hangat tentang cinta ibu ini terus mengajak penonton untuk berhenti sejenak—merenungkan kembali hubungan dengan orang-orang terdekat di rumah. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.