Keseruan Ka Kev Pimpin Konvoi “Ladies Flower Ride” Hingga Tips Tetap Wangi Saat Berkendara

puanpertiwi.com – Di tengah terik pusar Jakarta, ribuan pengendara motor perempuan melaju beriringan dengan semangat di kawasan Gelora Bung Karno pada Sabtu, 2 Mei 2026, dalam acara “Ladies Flower Ride” yang diinisiasi SoKlin Pewangi.

Di balik kemeriahan “Ladies Flower Ride”, sosok Luqman Hakim atau yang kerap disapa Kak Kev, menjadi salah satu energi utama yang menghidupkan suasana. Dengan gaya santai khasnya yang penuh semangat, ia memimpin barisan sekaligus berbaur dengan para riders perempuan dari berbagai komunitas. Baginya, pengalaman ini bukan hanya seru, tapi juga relevan dengan keseharian.

“Seru sekali acaranya! Salut buat SoKlin Pewangi yang berusaha menjawab keresahan para pengendara motor supaya bisa tetap wangi, bebas gerah, dan bebas bau,” ujarnya. Ia juga mengakui, di tengah aktivitas yang padat, menjaga pakaian tetap segar bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi kebutuhan. “Apalagi kalau cuaca lagi panas-panasnya, pakaian yang adem dan wangi itu penting banget buat bikin kita tetap percaya diri,” tambahnya.

Keceriaan acara tak hanya terasa di jalan, tetapi juga saat para peserta berkumpul, berbagi cerita, hingga mengikuti berbagai aktivitas seru seperti sesi celap-celup kain. Di momen-momen inilah, percakapan tentang hal sederhana seperti kenyamanan pakaian, justru terasa dekat dan nyata bagi para riders.

Hal ini juga diamini oleh Maria Ulfa, yang melihat langsung bagaimana faktor kenyamanan kerap diabaikan, padahal berdampak besar saat berkendara. Menurutnya, banyak pengendara fokus pada helm dan jaket, tetapi lupa bahwa apa yang dipakai di dalam juga menentukan.

“Baju yang terasa gerah dan bau itu bisa banget ganggu konsentrasi. Ujungnya jadi nggak mood dan kurang percaya diri di jalan,” jelasnya.

Ia pun membagikan tips sederhana namun penting: memilih bahan pakaian yang breathable serta memastikan pakaian dirawat dengan baik agar tetap adem dan bebas bau sepanjang perjalanan.

Di tengah kondisi di mana 69% masyarakat Indonesia masih mengandalkan sepeda motor untuk aktivitas harian (Jakpat, 2025), isu kenyamanan ini menjadi semakin relevan, terutama bagi perempuan yang aktif berpindah dari satu aktivitas ke aktivitas lain.

Melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan, acara ini seperti mengingatkan bahwa rasa percaya diri tidak selalu datang dari hal besar. Kadang, ia justru hadir dari detail kecil—pakaian yang terasa nyaman, tetap segar, dan mendukung setiap langkah, bahkan di bawah terik matahari kota.

Dan di hari itu, di antara deru mesin dan tawa yang bersahutan, para perempuan riders membuktikan satu hal: mereka tidak hanya melaju di jalan, tetapi juga melaju dengan rasa percaya diri yang mereka ciptakan sendiri. ***

Post Comment