Aldi Taher dan GrabFood Satukan Brand Burger Lokal dalam Festival Burger Dunia
puanpertiwi.com – Burger mungkin bukan makanan asli Indonesia, tetapi popularitasnya terus tumbuh dan melahirkan banyak brand lokal dengan karakter serta inovasi yang unik. Melihat tren tersebut, GrabFood bersama Aldi Taher menghadirkan Festival Burger Dunia, sebuah perayaan kuliner yang tidak hanya memanjakan pencinta burger, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku usaha, kreator, pemerintah, dan masyarakat untuk merayakan kreativitas kuliner lokal.
Digelar pada 5–7 Juni 2026 di Chillax Sudirman, Jakarta, festival ini menghadirkan 18 tenant burger lokal pilihan melalui program Grab Puas Food Market. Dalam satu lokasi, pengunjung dapat menikmati berbagai kreasi burger dari merek-merek yang telah dikenal luas, seperti Burger Bangor, Munch Club, Burger Garage, The Buffalo, The Good Mess, hingga Aldi’s Burger. Sejumlah tenant bahkan menghadirkan menu eksklusif yang hanya tersedia selama festival berlangsung.
Di tengah maraknya tren kuliner yang silih berganti, burger tetap menjadi salah satu makanan yang dekat dengan keseharian masyarakat urban. Praktis, mudah dinikmati, dan terus berkembang melalui berbagai inovasi rasa, burger kini menjadi medium kreativitas bagi banyak pelaku usaha kuliner lokal.
Aldi Taher, pemilik Aldi’s Burger sekaligus inisiator Festival Burger Dunia, mengatakan festival ini lahir dari keinginannya untuk membuat burger semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan panggung yang lebih luas bagi pelaku usaha burger lokal.
“Burger itu makanan yang semua orang bisa relate, dari anak muda sampai keluarga. Saya ingin Festival Burger Dunia ini menjadi tempat yang seru, ramai, dan menyenangkan, bukan hanya untuk makan burger bareng, tetapi juga untuk mendukung teman-teman pelaku kuliner burger agar semakin dikenal. Kolaborasi dengan program Grab Puas Food Market membuat festival ini semakin lengkap karena pengunjung bisa menemukan banyak pilihan burger lokal dalam satu tempat, sementara para merchant juga memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan konsumen,” ujar Aldi.
Lebih dari sekadar festival kuliner, acara ini menjadi ruang interaksi yang mempertemukan konsumen dengan para pelaku usaha secara langsung. Jika biasanya hubungan antara pelanggan dan merchant terjadi melalui aplikasi pemesanan makanan, kini mereka dapat saling berinteraksi secara tatap muka, mencicipi produk secara langsung, sekaligus mengenal cerita di balik setiap brand.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana pengalaman kuliner saat ini semakin berkembang. Konsumen tidak hanya mencari makanan yang lezat, tetapi juga pengalaman yang interaktif, autentik, dan relevan dengan gaya hidup mereka.
Seluruh tenant yang hadir merupakan mitra merchant GrabFood, termasuk merchant yang tergabung dalam program Grab Bintang 5 dan Grab Dine Out. Menariknya, Aldi’s Burger selama Festival Burger Dunia berlangsung juga hanya tersedia melalui GrabFood.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, menilai burger merupakan salah satu kategori makanan yang terus diminati konsumen karena mampu beradaptasi dengan perkembangan tren kuliner.
“Burger merupakan salah satu pilihan makanan yang sering dipesan dan digemari konsumen karena praktis, familiar, dan terus berkembang melalui berbagai inovasi rasa. Melalui kolaborasi Grab Puas Food Market bersama Aldi Taher, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner yang memudahkan konsumen menemukan pilihan burger yang menarik, sekaligus mendukung visibilitas para pelaku usaha kuliner dengan cara yang unik dan relevan dengan kebiasaan konsumen masa kini yang semakin sering mencari inspirasi makan melalui platform digital,” kata Melinda.
Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana platform digital kini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pemesanan makanan, tetapi juga menjadi jembatan yang membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar melalui pengalaman offline yang lebih dekat dengan konsumen.
Dukungan terhadap festival ini juga datang dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Festival Burger Dunia resmi dibuka melalui seremoni mencicipi burger bersama Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, yang melihat kuliner sebagai salah satu subsektor ekonomi kreatif dengan potensi besar untuk terus berkembang.
“Kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, sekaligus memiliki ruang inovasi yang besar. Festival Burger Dunia menunjukkan bagaimana produk kuliner yang familiar seperti burger dapat dikemas secara kreatif, melibatkan banyak pelaku usaha, dan menjadi pengalaman yang menarik bagi publik. Kolaborasi seperti ini penting untuk memperkuat promosi pelaku kuliner lokal, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta mendorong ekonomi kreatif tumbuh melalui pendekatan yang relevan dengan masyarakat,” ujar Teuku Riefky Harsya.

Bagi pengunjung, Festival Burger Dunia menjadi kesempatan untuk melakukan “wisata burger” tanpa harus berpindah-pindah tempat. Sementara bagi para pelaku usaha, festival ini membuka peluang untuk memperluas eksposur, memperkenalkan produk kepada audiens baru, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.
Di tengah persaingan industri kuliner yang semakin ketat, kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis makanan tidak hanya ditentukan oleh rasa, tetapi juga oleh kemampuan menciptakan pengalaman yang menyenangkan dan relevan dengan gaya hidup masyarakat. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.