POGI Luncurkan Youth SPRINTER Lewat Tren Padel, Cetak Anak Muda Jadi Ambassador Kesehatan Perempuan

puanpertiwi.com – Tren olahraga padel yang kini tengah digandrungi generasi muda urban Indonesia dimanfaatkan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia melalui gerakan SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) untuk menghadirkan pendekatan baru kampanye kesehatan perempuan yang lebih modern, aktif dan dekat dengan gaya hidup anak muda.

Melalui acara Launching Youth SPRINTER & SPRIN Padel Fun Game 2026 di The Grand Padel, Kamis, 14 Mei 2026, POGI resmi meluncurkan Youth SPRINTER (Kader SPRINTER/SPRIN Volunteer) sebagai gerakan nasional yang mendorong generasi muda menjadi ambassador kesehatan perempuan Indonesia melalui pendekatan komunitas dan lifestyle.

Program ini hadir di tengah masih tingginya tantangan kesehatan perempuan di Indonesia. Data menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) masih berada di kisaran 189 per 100.000 kelahiran hidup, salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara.

Selain itu, lebih dari 36 ribu kasus baru kanker serviks terdiagnosis setiap tahun dengan lebih dari 21 ribu perempuan meninggal akibat penyakit tersebut.

Ketua Umum POGI, Budi Wiweko, mengatakan Youth SPRINTER dirancang untuk membangun budaya preventif kesehatan perempuan melalui bahasa dan aktivitas yang dekat dengan keseharian generasi muda.

“Melalui Youth SPRINTER, kami ingin mendorong generasi muda untuk lebih peduli dan berani mengambil peran dalam menyebarkan edukasi kesehatan perempuan di lingkungan sekitarnya. Kami percaya pendekatan yang dekat dengan keseharian anak muda akan membuat pesan kesehatan lebih mudah diterima dan dijalankan,” ujarnya.

Menurutnya, olahraga padel dipilih karena identik dengan gaya hidup sehat, aktif dan kolaboratif yang kini berkembang di kalangan masyarakat urban.

Kegiatan Padel Fun Game juga menjadi simbol bahwa isu kesehatan perempuan dapat dikampanyekan melalui ruang sosial yang lebih santai dan inklusif.

Acara turut dihadiri Arifatul Choiri Fauzi, Veronica Tan serta Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka bersama berbagai stakeholder strategis lainnya.

Veronica Tan menilai kolaborasi seperti SPRIN menjadi langkah penting untuk membuka akses kesehatan yang lebih baik bagi perempuan Indonesia.

“Kami menyambut baik dan mendukung program-program SPRIN sebagai bentuk kolaborasi positif antara kementerian, lembaga dan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan perempuan Indonesia. Saya percaya perempuan selalu memiliki daya dan potensi, tinggal bagaimana kita membuka lebih banyak ruang agar mereka mendapatkan hak untuk bersuara dan akses kesehatan yang baik,” katanya.

Sementara itu, Arifatul Choiri Fauzi menegaskan bahwa kesehatan perempuan merupakan investasi penting bagi masa depan bangsa karena perempuan memiliki peran utama dalam membangun kualitas generasi mendatang.

“Kami mengapresiasi inisiatif POGI melalui program SPRIN, termasuk peluncuran Youth SPRINTER hari ini, sebagai langkah nyata dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan perempuan Indonesia. Kesehatan perempuan perlu didukung oleh semua pihak melalui kolaborasi, sinergi dan kerja sama untuk masa depan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ke depan Youth SPRINTER akan dikembangkan melalui kolaborasi bersama sekolah, kampus, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga komunitas lintas agama di berbagai daerah Indonesia.

Para kader akan mendapatkan pelatihan edukasi kesehatan perempuan, pendampingan komunitas, hingga sertifikasi kader tahunan.

Melalui gerakan ini, POGI ingin membangun kampanye kesehatan perempuan yang tidak berhenti di ruang seminar atau fasilitas kesehatan saja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat melalui komunitas, olahraga dan ruang digital yang dekat dengan generasi muda Indonesia. ***

 

Post Comment