UNIQLO Gandeng Cecilie Bahnsen, Hadirkan Romantisme Feminin yang Nyaman untuk Gaya Hidup Perempuan Modern
puanpertiwi.com – Gaya hidup perempuan modern kini bergerak ke arah yang semakin dinamis: aktif, serba cepat, namun tetap ingin tampil feminin tanpa mengorbankan kenyamanan. Menjawab kebutuhan itu, UNIQLO menghadirkan kolaborasi terbarunya bersama desainer womenswear asal Denmark, Cecilie Bahnsen, lewat koleksi Spring/Summer 2026 bertema “Shapes of Poetry”.
Kolaborasi ini mempertemukan dua dunia yang berbeda namun saling melengkapi: estetika romantis khas Cecilie Bahnsen dengan pendekatan fungsional UNIQLO yang dikenal melalui konsep LifeWear. Hasilnya adalah busana sehari-hari yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga relevan dengan ritme hidup perempuan masa kini—dari ruang kerja, perjalanan harian, hingga momen personal yang lebih intim.
Cecilie Bahnsen menekankan bahwa koleksi ini lahir dari gagasan busana yang bisa benar-benar hidup bersama pemakainya.
“Saya sangat senang bisa berkolaborasi dengan UNIQLO untuk pertama kalinya. Sejak awal, saya selalu merancang pakaian untuk dinikmati, dikenakan, dan menjadi bagian dari keseharian, sejalan dengan filosofi LifeWear UNIQLO. Saya sangat antusias dapat membagikan hal tersebut kepada lebih banyak perempuan dan anak perempuan di seluruh dunia melalui koleksi ini. Bekerja sama dengan Louise & Maria Thornfeldt menggarap visual kampanye ini juga terasa sangat istimewa, karena mereka merepresentasikan sisterhood yang menjadi inti dari Cecilie Bahnsen dan esensi yang ingin kami ungkapkan melalui koleksi ini,” ujar Cecilie Bahnsen.

Dari sisi UNIQLO, kolaborasi ini juga menjadi momen yang berawal dari pertemuan tak terduga yang berkembang menjadi kerja kreatif lintas budaya.
“Saat UNIQLO membuka toko pertamanya di Copenhagen, Denmark pada 2019, saya bertemu Cecilie secara tak sengaja. Saya langsung tertarik pada pendekatannya terhadap craftsmanship, dan berharap suatu hari nanti kami bisa menciptakan sesuatu bersama. Tujuh tahun kemudian, momen yang lama dinantikan itu akhirnya hadir dalam bentuk kolaborasi ini. Koleksi ini menginterpretasikan kehangatan dan sensibilitas handcraft khas Cecilie Bahnsen dalam versi yang sangat UNIQLO,” kata Yukihiro Katsuta, Fast Retailing Group Senior Executive Officer dan Head of R&D UNIQLO.
Dalam konteks gaya hidup perempuan saat ini, koleksi ini hadir di tengah tren “soft femininity”—gaya yang menonjolkan kelembutan, detail puitis, namun tetap praktis untuk aktivitas harian. Motif floral, lengan bervolume, hingga detail frill dan shirring menjadi elemen utama yang memberi karakter romantis tanpa terasa berlebihan.
Lebih dari sekadar estetika, koleksi ini juga menjawab kebutuhan perempuan yang ingin berpakaian serbaguna. Dress, top, dan skirt dalam koleksi ini dirancang agar bisa dikenakan sebagai statement piece maupun dipadukan menjadi set yang harmonis, menyesuaikan dari suasana profesional hingga santai.
Material seperti katun berkualitas tinggi dan bahan elastis dipilih untuk mendukung mobilitas, mencerminkan gaya hidup perempuan urban yang tidak berhenti bergerak. Di sisi lain, koleksi ini juga merespons tren effortless dressing, di mana pakaian harus mampu menyederhanakan rutinitas tanpa menghilangkan sentuhan personal.
Menariknya, kolaborasi ini juga memperluas perspektif hingga ke lini anak perempuan. Koleksi khusus anak menghadirkan desain senada dengan versi dewasa, memungkinkan konsep matching style antara ibu dan anak—sebuah refleksi dari tren modern motherhood yang semakin menekankan kedekatan emosional melalui gaya berpakaian.
Dengan rentang harga mulai dari Rp199.000 hingga Rp899.000, koleksi ini akan tersedia mulai 27 Mei 2026 di sejumlah toko UNIQLO di Indonesia serta kanal online resmi.

Di tengah perubahan gaya hidup perempuan yang semakin kompleks, kolaborasi ini menghadirkan satu pesan sederhana: feminin tidak lagi harus berarti rumit. Ia bisa lembut, puitis, namun tetap fungsional—menyatu dengan keseharian yang terus bergerak. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.