Dari Kapas Kotor ke Penghargaan: OVALE Bangun Kepercayaan Gen Z dengan Bukti Nyata
puanpertiwi.com – OVALE kembali membuktikan bahwa kepercayaan konsumen tak lagi bisa dibangun lewat klaim sepihak. Brand perawatan wajah ini sukses meraih penghargaan Creative Sales Campaign dalam ajang Marketeers Youth Choice Award (YCA) 2026, sebuah penghargaan yang sepenuhnya dipilih oleh Generasi Z melalui survei independen di lebih dari 20 kota di Indonesia.
Pengakuan ini terasa istimewa karena lahir dari suara Gen Z—generasi yang dikenal kritis, rasional, dan semakin selektif dalam memilih produk. Di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi, konsumen muda kini menaruh perhatian lebih pada bukti nyata dan pengalaman langsung, bukan sekadar janji promosi.
Besarnya peran Gen Z di Indonesia turut memperkuat urgensi pendekatan tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat, kelompok kelahiran 1997–2012 menjadi populasi terbesar di Tanah Air dengan jumlah mencapai 74,93 juta jiwa atau sekitar 27,94 persen dari total penduduk. Tak heran, brand dituntut untuk berkomunikasi secara lebih jujur, relevan, dan transparan.
Berangkat dari pemahaman itu, OVALE meluncurkan kampanye #OVALEBeliKapasKotor. Menggunakan kapas kotor—ikon yang sudah lekat dengan brand—OVALE mengajak konsumen membuktikan langsung kemampuan produk Face Care-nya dalam mengangkat kotoran dari wajah sekaligus memberikan sensasi segar. Produk-produk OVALE dirancang praktis, diperkaya bahan alami, dan memberikan hasil yang bisa dirasakan seketika.
Menariknya, kapas kotor tak hanya menjadi hasil akhir pemakaian, tetapi juga dijadikan “alat bukti”. Melalui aktivasi offline dan online, konsumen diajak menjual kapas kotor hasil membersihkan wajah menggunakan OVALE. Secara offline, OVALE hadir lewat roadshow di enam kota, memungkinkan konsumen mencoba produk langsung dan menukar kapas kotor dengan uang tunai. Sementara secara online, tantangan #OVALEBeliKapasKotor di Instagram mendorong audiens mengunggah pengalaman mereka melalui fitur Add Yours.
Pendekatan partisipatif ini memperkuat pesan bahwa pengalaman konsumen berbicara lebih lantang dibanding klaim sepihak brand. Hasilnya pun signifikan. Selama periode kampanye, OVALE mencatat peningkatan brand recall, kepercayaan merek, pertumbuhan pengikut media sosial, lonjakan jangkauan organik, hingga peningkatan penjualan di berbagai wilayah Indonesia, berdasarkan data internal perusahaan.
Group Brand Manager OVALE, Olga Yandiguna, menegaskan bahwa relevansi adalah fondasi utama membangun kepercayaan. “Relevansi brand tidak dibangun dari seberapa sering berbicara, tetapi dari seberapa konsisten mendengarkan dan melibatkan audiens,” ujarnya.

Melalui capaian ini, OVALE menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. Ke depan, brand ini berkomitmen untuk terus memperkuat pendekatan komunikasi berbasis pengalaman nyata, termasuk melalui kolaborasi dengan komunitas dan kreator, serta interaksi yang lebih dekat dengan konsumen—menjawab kebutuhan Gen Z akan brand yang autentik dan dapat dipercaya. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.