Tekanan Gaya Hidup Modern Picu Masalah Rambut, ParagonCorp Hadirkan Solusi Berbasis Sains Kulit Kepala

puanpertiwi.com – Masalah rambut kini tak lagi sekadar soal rontok atau ketombe yang datang sesekali. Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, rambut dan kulit kepala menghadapi tekanan berlapis—mulai dari paparan panas dan polusi, stres harian, rutinitas styling intens, hingga kondisi rambut tertutup dalam waktu lama seperti penggunaan hijab atau helm. Kondisi ini dikenal sebagai pressured hair, saat keseimbangan biologis kulit kepala terganggu dan berdampak langsung pada kesehatan rambut.

Fenomena tersebut menjadi perhatian ParagonCorp, perusahaan kecantikan terdepan di Indonesia yang menaungi Wardah, Make Over, dan Labore. Melalui peluncuran Dermascalp Expert (DSE) di ajang Beauty Science Tech 2026 di City Hall Pondok Indah Mall 3, ParagonCorp memperkenalkan lini perawatan rambut dan kulit kepala dengan Biomimetic ScalpTech™ halal pertama di dunia.

Alih-alih hanya bekerja di permukaan, Dermascalp Expert dikembangkan dengan pendekatan bio-driven science, berangkat dari jutaan human data points, kolaborasi dengan dermatologist dan trichologist, serta dukungan AI Scalp Analysis. Riset menunjukkan, banyak masalah rambut bersifat berulang karena perawatan tidak menyentuh akar persoalan, yakni gangguan pada sistem biologis kulit kepala—tempat siklus pertumbuhan rambut, keseimbangan mikrobioma, dan fungsi barrier bekerja.

“Empat puluh tahun lalu, Paragon berawal dari perawatan rambut. Hari ini, pemahaman kami tentang perawatan harus melangkah lebih dalam, memahami bagaimana kulit kepala merespons tekanan biologis dari waktu ke waktu. Dari cara pandang inilah Dermascalp Expert lahir sebagai advanced care dan bagian dari komitmen kami dalam rewiring the future of beauty,” ujar dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E., FINSDV, Deputy CEO & Chief R&D Officer ParagonCorp.

Teknologi Biomimetic ScalpTech™ diwujudkan melalui rangkaian solusi yang meniru sistem alami kulit kepala dan disesuaikan dengan kebutuhan berbeda. Hairfall Resist diformulasikan untuk membantu mengurangi kerontokan hingga 60 persen dalam 28 hari, Dandruff Relief diklaim mampu menekan ketombe hingga 92 persen dalam 14 hari, sementara Color Retain+ menjaga kelembapan dan warna rambut hingga 20 kali keramas. Ada pula Micellar Detox sebagai tahap pembersihan mendalam yang mengangkat sebum dan residu tanpa merusak scalp barrier.

Pendekatan ini selaras dengan konsep scalp cycling, rutinitas perawatan yang mengatur ritme pembersihan harian dan pembersihan mendalam secara berkala. Menurut trichologist dr. Ardhiah Iswanda Putri, Sp.D.V.E., M.Ked.Klin, kulit kepala yang sering lepek, gatal, atau ketombe mudah kembali belum tentu membutuhkan produk baru, melainkan pola perawatan yang lebih seimbang.

Kondisi covered hair menjadi salah satu tantangan terbesar. Khikin Indahsari, Sr. Group Head of Personal Care & Male Grooming ParagonCorp, mengungkapkan bahwa rambut yang tertutup dalam waktu lama memiliki risiko 78 persen lebih tinggi mengalami kerontokan dan 45 persen lebih tinggi mengalami ketombe. “Dengan solusi yang mampu bekerja optimal pada kondisi paling tertekan ini, Dermascalp Expert menjadi relevan untuk berbagai kondisi kulit kepala di tengah aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Manfaat tersebut juga dirasakan Alyssa Daguisé, yang memiliki aktivitas tinggi dan rutinitas styling intens. “Setelah rutin menggunakan Dermascalp Expert, kulit kepalaku terasa lebih seimbang dan rambut jadi lebih kuat. Buat aku, ini bukan sekadar haircare, tapi solusi yang mendukung gaya hidup aktif,” ungkapnya.

Peluncuran Dermascalp Expert menandai babak baru ParagonCorp dalam menghadirkan perawatan rambut dan kulit kepala yang lebih presisi, relevan, dan adaptif terhadap realitas hidup modern. Rangkaian produk ini dijadwalkan tersedia mulai akhir Januari 2026 melalui berbagai platform e-commerce. ***

Post Comment