adidas Buka Home of Football, Ruang Baru bagi Komunitas Sepak Bola Indonesia

puanpertiwi.com – Sepak bola di Indonesia bukan sekadar olahraga. Ia telah menjadi bagian dari gaya hidup, identitas, bahkan ruang berkumpul yang menyatukan jutaan orang dari berbagai latar belakang.

Mulai dari anak-anak yang bermain di lapangan kampung, komunitas futsal yang rutin berlatih setiap pekan, hingga para penggemar yang rela begadang demi menyaksikan klub favorit mereka bertanding, sepak bola telah tumbuh menjadi budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Melihat besarnya antusiasme tersebut, adidas resmi menghadirkan adidas Home of Football di Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan. Dibuka melalui kemitraan bersama Kanmo Group, lokasi ini menjadi football specialist store pertama adidas di Indonesia, sekaligus menjadi ruang baru yang didedikasikan sepenuhnya untuk para pemain, penggemar, dan komunitas sepak bola Tanah Air.

Berbeda dengan toko olahraga pada umumnya, adidas Home of Football dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan dunia sepak bola. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga merasakan atmosfer yang selama ini identik dengan olahraga paling populer di dunia tersebut.

President Director adidas Indonesia, Benjamin Handradjasa, mengatakan bahwa kehadiran konsep ini merupakan bentuk apresiasi terhadap besarnya komunitas sepak bola Indonesia.

“Indonesia memiliki komunitas sepak bola yang sangat besar dan penuh semangat. Kehadiran adidas Home of Football merupakan cara kami untuk menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap bagi para pemain dan penggemar sepak bola. Melalui konsep yang khusus didedikasikan untuk football, kami ingin semakin dekat dengan komunitas sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Peresmian toko ini turut diramaikan oleh pesepak bola muda Arlyansyah Abdulmanan dan mantan pemain tim nasional Indonesia Irfan Bachdim. Keduanya berbagi cerita mengenai perkembangan sepak bola Indonesia, antusiasme menyambut turnamen Piala Dunia, hingga produk sepak bola favorit mereka.

Momen pembukaan juga diisi dengan presentasi koleksi football terbaru adidas, termasuk berbagai jersey tim nasional peserta Piala Dunia yang menjadi incaran para kolektor dan penggemar sepak bola. Pertunjukan football freestyle turut menambah semarak suasana dengan menampilkan kreativitas dan keterampilan yang menjadi bagian dari budaya sepak bola modern.

Lebih dari sekadar toko, adidas Home of Football menghadirkan berbagai elemen yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan dunia sepak bola. Mulai dari koleksi sepatu performa, apparel, jersey klub dan tim nasional, hingga aksesori dan perlengkapan pendukung permainan.

Salah satu area yang menarik perhatian adalah fasilitas personalisasi jersey, di mana pengunjung dapat menambahkan nama dan nomor pilihan mereka pada produk tertentu. Kehadiran area interaktif juga memberikan pengalaman yang lebih personal bagi para pecinta sepak bola.

Bagi banyak penggemar, jersey dan perlengkapan sepak bola bukan lagi sekadar produk olahraga. Mereka menjadi simbol identitas, kebanggaan, dan kedekatan emosional dengan tim atau pemain yang dikagumi.

Karena itu, hadirnya ruang yang secara khusus merayakan budaya sepak bola dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem olahraga tersebut di Indonesia.

Vice President Footwear & Active Kanmo Group, Inderpreet Singh, menilai sepak bola telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia.

“Kami melihat sepak bola sebagai bagian penting dari budaya dan gaya hidup masyarakat Indonesia. Melalui adidas Home of Football, kami berharap dapat menghadirkan ruang yang menginspirasi para pemain, penggemar, dan komunitas untuk semakin terhubung dengan olahraga yang mereka cintai sekaligus turut mendukung perkembangan budaya sepak bola di Indonesia,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya gairah sepak bola nasional, mulai dari antusiasme terhadap kompetisi lokal hingga prestasi tim nasional yang terus mendapat perhatian publik, kehadiran adidas Home of Football menunjukkan bahwa sepak bola kini tidak hanya dimainkan di lapangan, tetapi juga dirayakan sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya yang terus berkembang di Indonesia. ***

Post Comment