Dari Nobar Hingga Koleksi Kartu Panini, Lay’s Bawa Atmosfer Piala Dunia ke Indonesia

puanpertiwi.com – Demam FIFA World Cup 2026 mulai terasa di Indonesia. Bukan hanya soal pertandingan di lapangan, euforia Piala Dunia juga hadir lewat budaya nonton bareng, berburu merchandise, hingga keseruan mengoleksi kartu pemain favorit.

Melihat antusiasme besar penggemar sepak bola Tanah Air, Lay’s resmi menghadirkan berbagai inisiatif spesial setelah secara global menjadi Official Sponsor FIFA World Cup 2026. Brand keripik kentang tersebut membawa pengalaman menonton bola menjadi lebih seru lewat kampanye khas bertajuk “KressNyess”.

Di Indonesia, Lay’s meluncurkan kemasan edisi khusus FIFA World Cup 2026 yang menampilkan ikon sepak bola dunia seperti Lionel Messi dan David Beckham. Tak hanya itu, penggemar juga berkesempatan mengoleksi kartu resmi Panini FIFA World Cup 2026 edisi terbatas melalui pembelian produk PepsiCo di sejumlah jaringan ritel seperti Alfamart, Alfagift, Lawson, Alfamidi, hingga Midi Kriing.

Tradisi berburu kartu koleksi memang sudah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari atmosfer Piala Dunia. Dari kartu pemain legendaris hingga merchandise tim favorit, semuanya menjadi simbol kebanggaan sekaligus nostalgia bagi para pencinta sepak bola.

Fenomena ini terasa semakin relevan di Indonesia, yang disebut memiliki salah satu basis penggemar sepak bola terbesar di Asia Tenggara. Budaya nongkrong sambil nobar pun telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat, mulai dari di rumah, warung kopi, hingga ruang publik.

Senior Marketing Manager PepsiCo Indonesia, Hanussa Hamzah, mengatakan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan banyak orang.

“Di setiap momen nobar, Lay’s hadir bukan sekadar sebagai pelengkap, tapi sebagai elemen penting yang menghidupkan suasana. Dengan tekstur khas Lay’s ‘KressNyess’—kress saat digigit dan nyess saat dinikmati—setiap gigitan memberikan sensasi yang bikin momen pertandingan terasa lebih intens dan memuaskan,” ujarnya saat press conference, Kamis, 7 Mei 2026 di Brew & Barrel, Senayan City, Jakarta.

Selain program koleksi kartu Panini, Lay’s juga menyiapkan berbagai aktivasi menarik seperti watch party experienceyang dirancang untuk menghadirkan atmosfer pertandingan lebih dekat dengan para penggemar sepak bola di Indonesia.

Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana atau yang akrab dikenal sebagai Coach Justin menilai, budaya nonton bola di Indonesia bukan hanya tentang pertandingan, tetapi juga soal kebersamaan yang tercipta di sekitarnya.

“Yang bikin seru bukan cuma pertandingannya, tapi kebersamaan sosialnya. Dari dulu, kehadiran camilan juga jadi bagian dari pengalaman itu,” kata Coach Justin.

Lewat kolaborasi ini, Lay’s tampaknya ingin menjadi lebih dari sekadar teman ngemil. Brand tersebut mencoba menghadirkan pengalaman yang dekat dengan kultur sepak bola Indonesia—hangat, ramai, dan penuh kebersamaan. ***

Post Comment