Ribuan Pemudik Diberangkatkan dari Istiqlal, Tradisi Pulang Kampung Disambut Penuh Harapan

puanpertiwi.com – Bagi banyak orang Indonesia, mudik adalah perjalanan yang penuh emosi. Ia bukan sekadar perpindahan dari kota ke desa, tetapi perjalanan pulang, tempat di mana keluarga, kenangan, dan identitas saling bertemu.

Semangat itulah yang melatarbelakangi program mudik gratis yang kembali digelar oleh Tempo Scan Group. Tahun ini, sekitar 3.000 pemudik diberangkatkan dari Jakarta menggunakan 52 bus menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera, pada Minggu pagi, 15 Maret 2026.

Program yang telah berjalan sejak 2017 ini menjadi salah satu bentuk apresiasi perusahaan kepada para mitra usaha yang selama ini tumbuh bersama mereka. Dalam perjalanannya selama lebih dari tujuh dekade, perusahaan yang berdiri sejak 1954 tersebut memang dikenal memiliki hubungan erat dengan jaringan mitra di berbagai daerah.

Executive Chairman & Founder Tempo Scan Group, Handojo S. Muljadi, menegaskan bahwa program ini lahir dari nilai yang sejak lama dijunjung perusahaan: tanggung jawab dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

“Selama 72 tahun, kami berpegang pada tanggung jawab dan kebermanfaatan serta hubungan kerja sama yang berkelanjutan dengan mitra usaha. Kami berharap program ini dapat meringankan perjalanan para pemudik dan membawa mereka kembali berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Dengan tema “Mudik Sepenuh Hati 100% Indonesia dari Generasi ke Generasi Bersama Membangun Negeri”, program ini juga menjadi refleksi perjalanan panjang perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat Indonesia lintas generasi.

Di balik ribuan tiket perjalanan yang dibagikan, ada pesan sederhana yang ingin disampaikan: bahwa perjalanan pulang selalu memiliki arti lebih besar dari sekadar jarak yang ditempuh. Ia adalah tentang kembali pada orang-orang yang membuat sebuah tempat terasa seperti rumah. ***

Post Comment