Health360 Indonesia Gandeng YPK Mandiri Resmikan Aesthetic Gynecology Center Pertama di Indonesia
puanpertiwi.com – Permasalahan kesehatan perempuan sering kali bersifat kompleks dan multidimensional.
Tidak hanya berkaitan dengan fungsi organ reproduksi, tetapi juga menyentuh aspek fisik, psikologis, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.
Sepanjang siklus kehidupannya, perempuan menghadapi berbagai perubahan tubuh, mulai dari pascapersalinan, gangguan fungsi intim, nyeri kronis pada area panggul, hingga perubahan hormonal yang dapat memengaruhi kesehatan mental dan kepercayaan diri.
Sayangnya, banyak dari kondisi tersebut belum tertangani secara optimal akibat keterbatasan layanan kesehatan yang terintegrasi, serta masih kuatnya stigma dan rasa tabu yang membuat perempuan enggan membicarakan keluhan yang bersifat personal.
Menjawab kebutuhan tersebut, Health360 Indonesia berkolaborasi dengan YPK Mandiri meresmikan Aesthetic Gynecology Center, yang disebut sebagai pusat layanan pertama di Indonesia yang mengintegrasikan estetika ginekologi dengan berbagai disiplin kesehatan lainnya dalam satu ekosistem layanan yang holistik.
Founder Health360 Indonesia x YPK Mandiri Aesthetic Gynecology Center, dr. Ni Komang Yeni Dhana Sari, Sp.OG, MM, MARS, menjelaskan bahwa pendirian pusat layanan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan pendekatan kesehatan perempuan yang lebih menyeluruh.
“Kami dengan bangga memperkenalkan klinik estetika ginekologi pertama di Indonesia yang mengusung konsep integrasi menyeluruh. Kesehatan perempuan tidak bisa lagi dilihat secara terpisah antara aspek medis, estetika, maupun psikologis. Karena itu, pusat layanan ini hadir untuk memberikan standar baru pelayanan yang lebih komprehensif, personal, dan berfokus pada kebutuhan perempuan di setiap fase kehidupannya,” jelas dr. Yeni.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Aesthetic Gynecology Center menghadirkan ekosistem layanan kesehatan dan kecantikan holistik.
Selain estetika ginekologi sebagai layanan utama, tersedia pula perawatan skin care, plastic surgery, urology, pain management, rehabilitasi medis, hingga brain wellness.
Menurut dr. Yeni, pendekatan ini dirancang agar perempuan tidak hanya merawat penampilan fisik, tetapi juga kesehatan mental, fungsi kognitif, dan keseimbangan emosional.
“Masih banyak perempuan yang mengalami perubahan fisik maupun fungsi tubuh setelah melahirkan atau seiring bertambahnya usia, namun tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi rasa nyaman terhadap tubuh, hubungan personal dengan pasangan, hingga kesejahteraan emosional. Karena itu, kami mengintegrasikan konsep body beauty, brain beauty, dan mental beauty,” katanya.
Peresmian center ini juga bertepatan dengan momentum ulang tahun Health360 Indonesia dan YPK Mandiri, sekaligus memperingati International Women’s Day, yang menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan.
“Melalui pendekatan medis yang aman, privat, dan berbasis kebutuhan perempuan, kami berharap Aesthetic Gynecology Center dapat menjadi ruang bagi perempuan Indonesia untuk merawat kesehatan, memulihkan jati diri, serta menjalani hidup dengan lebih percaya diri. Kami di sini bukan hanya memberikan perawatan medis, tetapi juga merawat harapan,” tutur dr. Yeni.
Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika YPK Mandiri, dr. Maria Clarissa Wiraputranto, Sp.D.V.E, menyoroti hubungan erat antara kesehatan kulit dengan perubahan hormonal pada perempuan.
Menurutnya, kulit merupakan organ terbesar tubuh yang sangat responsif terhadap perubahan fisiologis dan hormonal sepanjang kehidupan perempuan.
Kulit memiliki reseptor hormon seperti estrogen, progesteron, dan androgen, sehingga fluktuasi hormon dapat memengaruhi kondisi kulit, rambut, hingga jaringan tubuh.
Misalnya, menjelang menstruasi peningkatan hormon progesteron dapat memicu produksi minyak berlebih dan jerawat.
Selama kehamilan, perubahan hormon dapat menyebabkan hiperpigmentasi seperti melasma. Sementara pada kondisi seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS), kadar androgen yang tinggi dapat memicu jerawat persisten, kulit berminyak, hingga pertumbuhan rambut berlebih.
Perubahan juga terjadi setelah persalinan maupun saat perempuan memasuki fase menopause. Penurunan hormon estrogen dapat mengurangi produksi kolagen sehingga kulit menjadi lebih kering, tipis, dan mudah berkerut.
“Karena itu, pendekatan dermatologi perlu diintegrasikan dengan layanan kesehatan perempuan lainnya, termasuk ginekologi, agar perawatan tidak hanya fokus pada kulit dari luar, tetapi juga memahami kondisi tubuh secara menyeluruh,” jelas dr. Maria.
Dalam mendukung layanan tersebut, Aesthetic Gynecology Center menghadirkan teknologi perawatan modern, salah satunya BTL Exion dari BTL Aesthetics.
Teknologi ini merupakan sistem estetika non-invasif yang menggabungkan Fractional Radiofrequency, microneedling, serta teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk merangsang produksi kolagen dan hyaluronic acid.
Perawatan ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari peremajaan wajah, body contouring pada area tubuh tertentu, hingga prosedur vaginal tightening dengan metode minimal invasif dan downtime yang sangat minimal.
“Untuk hasil optimal, perawatan ini biasanya direkomendasikan sekitar empat sesi,” kata dr. Maria.
Ia juga mengingatkan bahwa selama bulan Ramadan, perubahan pola makan, hidrasi, dan jam tidur dapat memengaruhi kondisi kulit.
Karena itu, penting untuk menjaga asupan cairan antara waktu berbuka hingga sahur, mengonsumsi makanan kaya antioksidan dan protein, serta mempertahankan rutinitas perawatan kulit yang sederhana namun konsisten.
Dokter Spesialis Neurologi YPK Mandiri, dr. Alifa Dimanti, Sp.N, F.MIN, MARS, menambahkan bahwa kesehatan otak merupakan bagian penting dalam kesejahteraan perempuan modern.
Menurutnya, brain wellness tidak hanya berkaitan dengan kesehatan organ otak secara biologis, tetapi juga fungsi kognitif seperti konsentrasi, memori, emosi, hingga siklus tidur.
Dalam kehidupan modern yang penuh tekanan, banyak perempuan menghadapi stres berkepanjangan, kurang tidur, serta beban peran yang kompleks. Kondisi ini dapat memengaruhi stabilitas emosi, kesehatan mental, hingga kepercayaan diri.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penanganan nyeri melalui pendekatan pain management yang komprehensif.
“Nyeri sering dianggap keluhan normal, misalnya pada nyeri panggul atau nyeri pascapersalinan. Padahal secara medis, nyeri merupakan sinyal tubuh yang menandakan adanya gangguan pada otot, saraf, atau organ tertentu. Karena itu, penanganan sejak awal sangat penting agar tidak berkembang menjadi nyeri kronis,” jelasnya.
Di Aesthetic Gynecology Center, layanan brain wellness juga didukung teknologi BTL Exomind, yang bekerja dengan menstimulasi jaringan neuron otak untuk membantu meningkatkan keseimbangan aktivitas saraf.
Terapi ini diharapkan dapat membantu meningkatkan fokus, memperbaiki kualitas tidur, menstabilkan emosi, serta mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.
“Kecantikan sejati tidak hanya berasal dari penampilan fisik, tetapi juga dari pikiran dan mental yang sehat. Ketika perempuan merasa sehat secara mental dan emosional, rasa percaya diri akan meningkat dan memancarkan kecantikan yang lebih utuh,” tutup dr. Alifa. ***



Post Comment
You must be logged in to post a comment.