Tak Bisa Antar ke Peristirahatan Terakhir, Didi Riyadi Doakan Lucky Widja dari Tanah Suci

puanpertiwi.com – Kepergian vocalis band ELEMENT, Lucky Widja meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penikmat musik Indonesia. Salah satu yang paling merasakan kehilangan tersebut adalah Didi Riyadi, personel sekaligus pendiri band ELEMENT, yang menyampaikan rasa dukanya atas wafatnya sang sahabat pada Minggu malam, 25 Januari 2026.

Didi mengungkapkan penyesalan mendalam karena tidak dapat mengantarkan Lucky ke peristirahatan terakhir. Pada saat prosesi pemakaman berlangsung, Didi tengah menjalankan ibadah umrah. Meski terpisah jarak dan waktu, doa dan rasa kehilangan terus menyertai langkahnya.

Didi dijadwalkan tiba kembali di Jakarta pada Kamis, 29 Januari 2026 siang. Pada sore harinya, ia akan didampingi Arya Dei, basis ELEMENT, untuk berziarah ke TPU Jeruk Purut dan memanjatkan doa bersama di makam almarhum Lucky Widja.

Didi Riyadi dan Lucky Widja dikenal sebagai sosok penting dalam perjalanan panjang ELEMENT. Bersama Johandi Yahya serta almarhum Ronny Setiawan, mereka merintis band ini sejak awal, membangun fondasi musikal dan persahabatan yang tak lekang oleh waktu. Kepergian Lucky pun menjadi kehilangan besar bagi perjalanan band yang telah tumbuh dan bertahan selama bertahun-tahun.

Sebelumnya, pada Rabu malam (28/1), keluarga menggelar tahlilan dan doa bersama di kediaman Lucky Widja di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri oleh personel ELEMENT, yakni Irwan Aditya Pratama (basis), Arya Adhi Prasetyo (gitaris), dan Fajar Putra Jaya Maringka (kibordis), bersama keluarga serta kerabat terdekat. Lucky Widja sendiri dikenal sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara.

Doa bersama juga akan kembali digelar pada Minggu, 1 Februari 2026, bertepatan dengan tujuh hari berpulangnya Lucky Widja, yang juga merupakan suami dari Aleima Sharuna.

Kepergian Lucky Widja memang meninggalkan ruang kosong yang tak mudah tergantikan. Namun karya, persahabatan, dan jejak musikalnya bersama ELEMENT akan terus hidup dalam ingatan, mengiringi perjalanan musik Indonesia dan hati mereka yang pernah disentuh oleh lagu-lagunya. ***

Post Comment