Mau Makan Ramen Enak dan Praktis Cuma 3 Ribuan? Ramen YES Kasih Solusinya!

puanpertiwi.com – Menikmati ramen Jepang tak lagi harus identik dengan antre panjang di restoran atau harga yang menguras dompet. Di tengah gaya hidup urban yang serba cepat dan kondisi ekonomi yang menuntut konsumen makin selektif, ramen kini hadir dalam versi yang lebih praktis, terjangkau, namun tetap menghadirkan pengalaman rasa yang “naik kelas”.

Menjawab tren tersebut, WINGS Food resmi meluncurkan Ramen YES, inovasi dan kategori baru dari Mie Sedaap yang membawa cita rasa ramen legendaris Jepang ke dalam format mi instan. Hadir dengan harga ramah kantong di kisaran Rp3.000–Rp3.500, Ramen YES menawarkan sensasi makan ramen autentik yang bisa dinikmati kapan saja di rumah.

Peluncuran ini menjadi kelanjutan dari reputasi WINGS Food sebagai pelopor inovasi rasa, setelah dinobatkan sebagai Wavemaker 2025 oleh NielsenIQ. Melalui Ramen YES, WINGS Food sukses menciptakan tren baru di kategori mi instan dengan rasa premium, pengalaman superior, namun tetap terjangkau—sebuah jawaban atas kebutuhan konsumen akan sajian praktis yang terasa lebih spesial.

Tak hanya soal rasa, Ramen YES juga membawa cerita budaya. Jepang dan Indonesia dikenal memiliki kedekatan melalui kuliner, dan ramen menjadi salah satu ikon yang paling digemari lintas generasi. Dari street food hingga simbol budaya modern Jepang, setiap daerah memiliki karakter ramen yang khas. Dua kota legendaris—Hakata dan Tokyo—dipilih sebagai inspirasi utama.

Varian Hakata Chicken Ramen terinspirasi dari Hakata-style ramen asal Fukuoka yang terkenal dengan kuah paitan berwarna putih, kental, dan creamy. Kaldu ayam yang dimasak lama menghasilkan rasa gurih yang umami, rich, dan smooth. Dipadukan dengan mie lurus khas Hakata serta topping crispy tempura, setiap suapan terasa konsisten dan memanjakan lidah.

Sementara itu, Tokyo Chicken Yakitori menghadirkan karakter ramen ala ibu kota Jepang yang modern dan dinamis. Mengusung konsep dry ramen atau abura ramen, varian ini menonjolkan mie lurus tanpa kuah yang dilapisi saus khas Jepang dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan sentuhan smoky ala chicken yakitori—ikon kuliner Tokyo yang populer dari kaki lima hingga restoran berbintang Michelin.

Menurut Yohana Adityarini, Brand Manager Ramen YES, basis penggemar ramen Jepang di Indonesia terus berkembang, terutama di kalangan milenial dan Gen Z. “Tren ini menjadi peluang unik untuk menghadirkan ramen halal dengan rasa autentik agar bisa dinikmati lebih banyak orang, kapan saja dan di mana saja,” ujarnya saat press conference peluncuran Ramen YES, Rabu, 14 Januari 2026 di Jakarta.

Kehadiran Ramen YES juga sejalan dengan perilaku konsumen muda yang gemar mencoba hal baru dan mencari pengalaman yang seru. Bukan sekadar mengenyangkan, makanan kini menjadi bagian dari momen, hiburan sederhana, dan eksplorasi rasa global.

Antusiasme ini turut dirasakan oleh Michiko dan Andrea dari girl band LEMON. Bagi Michiko, Hakata Chicken Ramen mengingatkannya pada pengalaman ramen di Jepang. “Kuah putihnya itu benar-benar khas Hakata, ditambah topping crispy tempura, rasanya Jepang banget,” ujarnya. Sementara Andrea mengaku jatuh hati pada Tokyo Chicken Yakitori. “Dry ramen-nya praktis, rasanya deep dan smoky. Cocok banget buat gaya hidup kota yang sibuk,” katanya.

Dengan distribusi yang merata hingga ke pasar tradisional, minimarket, dan modern trade, Ramen YES diharapkan menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menikmati ramen enak tanpa ribet dan tanpa mahal. Lebih dari sekadar mi instan, Ramen YES menawarkan pengalaman rasa Jepang yang kini bisa dinikmati semua kalangan—murah, praktis, dan tetap autentik. ***

Post Comment