Jelang Ramadan 2026, Grab Ungkap Tren Konsumsi dan Peluang Baru bagi Brand

puanpertiwi.com – Menjelang Ramadan 2026, Grab Indonesia mengungkapkan sejumlah insight terkait perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia yang semakin tersebar sepanjang hari.

Berdasarkan data internal Grab selama Ramadan 2025, konsumsi tidak lagi terpusat pada satu waktu tertentu, melainkan terjadi di berbagai momen, membuka peluang baru bagi brand lintas industri untuk menjangkau konsumen secara lebih relevan.

Grab mencatat pertumbuhan signifikan di hampir seluruh layanannya selama Ramadan 2025. Di GrabMart, pembelian bahan masakan seperti daging, makanan beku, dan bumbu meningkat hingga 58 persen, seiring meningkatnya aktivitas memasak di rumah. Permintaan GrabExpress juga tumbuh hingga 40 persen, didorong oleh tradisi pengiriman hampers dan paket selama Ramadan.

Sementara itu, layanan Grab Dine Out mengalami peningkatan jumlah pengguna yang bertransaksi sebesar 51 persen, sejalan dengan meningkatnya aktivitas berbuka puasa di luar rumah.

Dari sisi pesan-antar makanan, GrabFood mencatat kenaikan gross merchandise value (GMV) sebesar 11 persen, dengan menu takjil seperti kolak, gorengan, pisang ijo, dan aneka kudapan Ramadan menjadi pencarian populer.

Aktivitas mobilitas masyarakat juga mengalami peningkatan signifikan. GrabCar mencatat kenaikan jumlah perjalanan hingga 32 persen selama periode Lebaran, yang didorong oleh aktivitas silaturahmi, kunjungan keluarga, serta perjalanan mudik.

“Ramadan menghadirkan pola konsumsi yang semakin beragam. Konsumen berpindah dari satu kebutuhan ke kebutuhan lain di waktu yang berbeda sepanjang hari,” ujar Director of Commercial Grab Indonesia, Roy Nugroho.

Menurut Grab, pola konsumsi lintas layanan tersebut menunjukkan bahwa Ramadan menjadi momentum strategis tidak hanya bagi sektor makanan dan minuman, tetapi juga bagi berbagai industri lainnya untuk hadir di momen konsumsi yang berbeda sepanjang hari.

Menangkap peluang tersebut, Grab melalui GrabAds menawarkan ekosistem pemasaran terintegrasi berbasis full-funnel marketing, baik di dalam maupun di luar aplikasi Grab.

Berbagai format iklan, mulai dari Branded Vehicle Icon, In-Feed dan In-Transit Ads, hingga Search dan Listings, memungkinkan brand menjangkau konsumen dari tahap kesadaran hingga konversi dan loyalitas.

Pendekatan berbasis data ini dinilai memberikan dampak nyata terhadap kinerja bisnis. Selama Ramadan 2025, merchant dan partner dari berbagai industri yang memanfaatkan GrabAds mencatat peningkatan GMV rata-rata hingga 22 persen. Salah satu brand minuman kopi bahkan berhasil meningkatkan jumlah pesanan hingga 40 persen dibandingkan periode reguler.

GrabAds pun mendorong brand dan merchant untuk merencanakan kampanye Ramadan lebih awal, dengan memanfaatkan insight perilaku konsumen dan ekosistem Grab yang terintegrasi guna memaksimalkan peluang pertumbuhan bisnis selama Ramadan. ***

Post Comment