Jaga Anak Tetap Aktif dengan Pilihan Susu UHT yang Lebih Enak dan Sehat

puanpertiwi.com – Setiap pagi, tubuh anak-anak Indonesia memulai proses penting yang jarang disadari: membangun tulang, memperkuat otot, dan menyiapkan energi untuk berpikir serta bergerak.

Terlebih di usia aktif, energi tersebut sangat dibutuhkan agar anak dapat menjalani aktivitasnya. Mulai dari bermain, duduk di ruang kelas, mempelajari banyak hal, atau sekedar berinteraksi dengan teman-temannya. Di balik semua aktivitas itu, ada satu faktor krusial yang dibutuhkan—nutrisi.

Masa anak-anak hingga remaja adalah periode pertumbuhan tercepat setelah bayi. Pada fase ini, tubuh memerlukan pasokan zat gizi yang konsisten dan seimbang.

Protein berperan sebagai bahan pembangun jaringan tubuh, kalsium menjadi fondasi tulang dan gigi, sementara vitamin D bertugas sebagai “kunci” yang membantu tubuh menyerap kalsium secara optimal. Tanpa kombinasi ini, pertumbuhan tidak berjalan maksimal, meski asupan makanan terlihat cukup.

Ironisnya, berbagai penelitian global menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D masih umum terjadi pada anak dan remaja, termasuk di wilayah tropis.

Paparan sinar matahari saja tidak selalu menjamin kecukupan vitamin D, terutama ketika aktivitas anak lebih banyak dilakukan di dalam ruangan atau pola makan kurang mendukung. Kekurangan vitamin D dalam jangka panjang dapat berdampak pada kepadatan tulang dan meningkatkan risiko masalah tulang di kemudian hari.

Dokter spesialis gizi klinik, dr. Cut M. Gizi, SpGK, FINEM, AIFO-K, CSNC, Cht., menjelaskan bahwa peran vitamin D sering kali dianggap sepele.

“Vitamin D berperan penting dalam membantu penyerapan kalsium serta proses pembentukan tulang dan gigi anak. Jika asupannya kurang, tubuh tidak dapat memanfaatkan kalsium secara optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kepadatan tulang selama masa pertumbuhan,” ujarnya.

Karena itu, pemenuhan vitamin D tidak bisa berdiri sendiri. Ia harus hadir bersama protein dan kalsium sebagai bagian dari pola makan seimbang. Tantangannya, kebutuhan tersebut harus dipenuhi setiap hari, sementara ritme hidup keluarga modern kian cepat. Anak berangkat pagi, pulang sore, dan sering kali membutuhkan asupan tambahan di sela aktivitas—bukan hanya untuk mengenyangkan, tetapi juga menutrisi.

Di sinilah susu UHT memiliki peran strategis. Melalui proses pemanasan ultra tinggi, susu UHT aman dikonsumsi, praktis disimpan, dan tetap mempertahankan kandungan gizinya. Lebih dari itu, susu UHT dapat difortifikasi dengan vitamin dan mineral penting, menjadikannya sumber nutrisi yang relevan untuk anak dan remaja dengan aktivitas padat.

Menjawab kebutuhan tersebut, WINGS Food menghadirkan Susu UHT MILKU Rasa Marie Biskuit. Varian ini memadukan susu sapi berkualitas dari susu sapi Belgia asli dengan cita rasa Marie Biskuit yang familiar dan disukai anak. Namun keunggulannya tidak berhenti pada rasa.

MILKU Rasa Marie Biskuit mengandung tinggi vitamin D, kalsium, dan protein, sehingga berkontribusi langsung pada proses pembentukan tulang, pemeliharaan massa otot, serta penyediaan energi harian.

Bagi anak, rasa lezat membuat susu lebih mudah diterima sebagai kebiasaan. Bagi orang tua, kandungan nutrisi yang lengkap memberikan rasa tenang—bahwa di balik kesederhanaannya, ada dukungan ilmiah bagi tumbuh kembang anak.

Senior Product Manager MILKU, Wilson Salim, menegaskan bahwa inovasi ini berangkat dari kebutuhan nyata keluarga Indonesia.

“Kami menghadirkan MILKU Rasa Marie Biskuit sebagai kombinasi 2-in-1 antara susu sapi berkualitas dan rasa Marie Biskuit yang lezat. Dengan kandungan nutrisi yang tinggi vitamin D, kalsium, dan protein, kami ingin memberikan solusi praktis untuk sarapan atau snacking bernutrisi agar anak hingga remaja tetap kuat dan aktif sepanjang hari,” jelasnya.

Keamanan dan kualitas produk juga menjadi faktor penting dalam edukasi gizi. MILKU Rasa Marie Biskuit telah resmi menjadi ‘Pilihan Lebih Sehat Versi BPOM RI’, sebuah penanda bahwa produk ini memenuhi standar keamanan dan gizi yang ditetapkan pemerintah. Informasi ini membantu orang tua membuat keputusan yang lebih sadar dan bertanggung jawab terkait asupan anak.

Sebagai bagian dari pendekatan edukatif, MILKU juga menggandeng GLITTER, girl band remaja yang dikenal aktif, ceria, dan percaya diri, sebagai Brand Ambassador. Kehadiran mereka merepresentasikan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga sadar akan pentingnya menjaga tubuh melalui asupan nutrisi yang tepat.

Pada akhirnya, pertumbuhan anak bukanlah hasil dari satu pilihan besar, melainkan rangkaian keputusan kecil yang dilakukan setiap hari—apa yang diminum di pagi hari, camilan apa yang dikonsumsi di sela aktivitas, dan bagaimana orang tua membangun kebiasaan makan sejak dini. Dari segelas susu yang tepat, tubuh belajar bertumbuh dengan semestinya.

Karena ketika nutrisi dipahami, bukan sekadar dikonsumsi, masa depan anak pun dibangun dengan fondasi yang lebih kuat. Mulai dari MILKU, hari jadi milikku. ***

Post Comment